Nov 15 2007

Keyword: NANA PODUNGGE

Published by afemaleguest at 5:38 am under Weblogs

Di antara sekian banyak pernak pernik yang bisa ditambahkan ke dalam
suatu blog oleh si pemilik blog adalah fasilitas untuk menghitung
pengunjung atou disebut juga counter. Untuk ini seorang blogger
memiliki beberapa pilihan, misal www.doneeh.com www.statcounter.com
www.amazingcounter.com dan beberapa yang lain. Kebetulan untuk blog-ku
di
http://afeministblog.blogspot.com dan
http://serbaserbikehidupan.blogspot.com aku menggunakan
www.statcounter.com
Meskipun hobby blogging, aku sendiri tidak
begitu memperhatikan fasilitas-fasilitas yang telah kupajang di blog,
selain hanya untuk sebagai pemanis tampilan blog. Suatu hari, beberapa
bulan yang lalu, Abang bertanya kepadaku mengapa aku tidak menambahi
asesori nama-nama kota atau negara para pengunjung blog-ku. Aku pernah
melihat fasilitas sejenis ini di www.neocounter.com kalau tidak salah
dan aku pernah pula mencobanya. Namun ternyata it didn’t work well, aku
yang bego kali sehingga fasilitas tersebut ga bisa berfungsi dengan
baik. 
Tatkala aku sedang menjelaskan panjang lebar tentang
kegagalanku memasang www.neocounter.com di blog (yang juga akhirnya
kuketahui fasilitas ini tidak gratis, jadi harus membayar sejumlah uang
agar fasilitas tersebut berjalan dengan baik), Abang justru telah
menemukan bahwa di balik ikon—or whatever it is called—View My Stats
dari www.statcounter.com pun menunjukkan negara, kota, bahkan IP
address para pengunjung blog. Wah … Semenjak itu pun aku rajin ngecek
di ‘View My Stats’ dari negara dan kota mana saja para pengunjung blog
datang. Bahkan masih banyak fasilitas lain yang disediakan oleh
www.statcounter.com mulai dari “popular pages” (sehingga aku tahu
artikel mana yang paling sering dibaca orang), sampai “where from”. Ada
petunjuk dari mana sajakah seorang pengunjung “menemukan” blogku.
Hari
Sabtu 3 November kemarin aku iseng ngeklik “where from” di balik ikon
‘View My Stats”, dan kutemukan pada tanggal tersebut ada lima kunjungan
ke blog (di afeministblog.blogspot.com) berasal dari www.google.com
dengan keyword: NANA PODUNGGE. Aku memandangnya dengan rasa tidak
percaya. Lha kok sama dengan tatkala aku mencari data tentang Charlotte
Perkins Gilman, dan kuketik namanya sebagai keyword di search engine.
Without my awareness, ada orang yang ngefans padaku..LOL. Orang
tersebut mencari data tentangku lewat google dengan mengetikkan namaku.
Maklum, narsis, so ya heboh gitu deh. LOL. Padahal nama PODUNGGE
termasuk sulit diingat, menurutku, berdasarkan pengalaman di masa kecil
waktu my late Dad sering menerima surat dengan nama fam yang salah
ditulis. PODUNGGE bisa menjadi PONGGE (menghina amat yah? ‘Pongge’ kan
nama isi buah durian dalam boso Jowo? LOL), bahkan pernah menjadi
PADUKONE. FYI, waktu itu pemain bulutangkis Prakash Padukone dari India
masih terkenal. Lah, emang keluargaku memiliki darah India? LOL.
Tatkala
kuklik NANA PODUNGGE yang nongol di balik “View My Stats” itulah
kemudian aku menemukan blog milik Fatih Syuhud (if I am not mistaken to
remember his name LOL) yang mem-feature-kan blogku di blognya. Kalau
mau nyoba apa aja yang bakal nongol setelah kamu ketik NANA PODUNGGE di
search engine, coba aja deh ya. 
FYI, mungkin di dunia ini hanya
ada satu NANA PODUNGGE yang berkeliaran di dunia maya. My dear Mom
pernah bilang kalau salah satu sepupu yang tinggal di Gorontalo ada
yang diberi nama sama denganku, sekaligus nickname yang sama, NANA.
Namun karena dia tidak (atau belum) mencoba meninggalkan jejaknya di
dunia maya, yang akan kamu temukan setelah mengetik NANA PODUNGGE di
search engine, yang muncul tentu saja data-data tentangku, mulai dari
alamat blogku, data di Friendster, dll.
Aku memang merasa hidupku
(saat ini) tidak bisa dipisahkan dari blogging, meskipun dengan begitu
aku meninggalkan jejak di dunia maya, dan hidupku pun tak lagi
benar-benar private (kata Abang orang yang blogging itu kayak orang
yang ngomong sendiri, kurang kerjaan amat. Aku bilang, justru itulah
yang kubutuhkan, I need to express myself, aku membutuhkan suatu media
untuk menyalurkan cara berpikirku yang masih dianggap kurang lazim di
komunitasku. Dan blog is the best media for that.) Jika ada orang yang
menyukai menggunakan nickname (misal: ‘pink rose’, ‘ferror’ dl) untuk
nama di blognya, karena tetap ingin menyimpan identitas dirinya dengan
rapi, aku memilih menggunakan nickname yang diberikan oleh my dear
parents sejak bayi, yang juga biasa dipakai di tempat kerja. Aku juga
menyediakan diri untuk berdiskusi bagi mereka yang mendukung maupun
menentang ide-ide yang kukemukakan di blog, langsung melalui komentar
di blog, maupun lewat email. Aku ingin orang merasa berdiskusi dengan
seseorang yang bernama NANA, yang benar-benar nyata ada, dan bukan
seorang (atau sebuah?) pink rose. :)
PT56 23.10 061107




Comments RSS

Leave a Reply