Jun 28 2007

Rindu Tapi Benci

Published by afemaleguest at 2:39 am under daily

“RINDU TAPI BENCI”

Kalimat di atas diucapkan oleh Abangku
beberapa minggu yang lalu tatkala dia terjebak kemacetan lalu lintas yang sudah
sangat jamak terjadi di kota kelahirannya, Jakarta. Karena sebal dengan macet
itu, dia sempatin telpon aku dan ngomel, bukan untuk ngomelin aku, tapi hanya
untuk meluapkan kekesalannya terhadap kota yang di awal bulan Apri lalu
terendam banjir yang sangat hebat, dan daerah Kelapa Gading dimana dia memiliki
rumah tempat dia bersinggah tatkala berkunjung ke Indonesia pun terendam banjir
cukup parah.

Namun ya itulah, jikalau dia berada di kota
tempat dia tinggal saat ini, yang terletak di bumi belahan Selatan, dimana
bulan Juni-Juli-Agustus ini sedang mengalami musim dingin, dia bakal kangen
berat dengan Jakarta.

Dan saat ini aku sedang kangen Yogya, kota
yang selalu kurindui tatkala aku berada di Semarang. Namun berbeda dengan Abang
yang suka ungkapan dalam lagu Diana Nasution itu, seingatku aku tak pernah
mengomel benci kepadanya.
J 

Musim liburan ini—both Angie and I are on
holiday together—benar-benar menyesakkan dada karena kerinduan yang tiba-tiba
menjadi tak tertahankan. Aku seperti seorang kekasih yang harus selalu menahan
keperihan di dada karena merindukan yang dikasihi yang sibuk melulu sehingga
tak punya waktu untuk dia luangkan untukku. Namun berbeda dengan seorang
kekasih yang karena sibuk sehingga tak punya waktu untukku, Yogyalah yang
menanti kedatanganku. Yogya tak akan pernah berlari menjauh dariku.

Dan aku ingat komentar seorang teman di
salah satu postingan blog dimana aku menulis “Aku Kangen Yogya”
=> “Tiada kata seindah AKU PULANG tatkala kerinduan itu datang.”

Ah …

PT56 07.25 280607




Comments RSS

Leave a Reply