Feb 22 2007
I didn’t
think it could happen again
Im just too old and set in my ways
I was convinced I would always be lonely
All of the rest of my days
Maybe I give up on romance
In my longing to give up the pain
I just didnt believe I would ever love again
Di atas
adalah bait pertama dari lirik lagu John Denver yang berjudul “LOVE AGAIN”.
Aku
kenal beberapa orang—untuk tidak menyebut diri sendiri LOL—yang berpikir
seperti apa yang ditulis oleh John Denver pada baris keempat dan kelima “Maybe
I give up on romance in my longing to give up the pain”. Orang-orang yang
menurutku pada dasarnya bukan tipe orang yang mudah jatuh cinta dan merasa
sangat terluka tatkala harus mengakhiri hubungan cintanya kadang-kadang
berpikir “mending ga usah menjalin hubungan dengan seseorang deh daripada entar
terluka lagi, patah hati lagi”. Meskipun untuk itu, orang-orang tersebut harus
siap untuk ber-lonely-lonely ria. LOL. “mending lonely deh daripada harus
melihat yang kita sayangi pergi satu saat nanti.” (Siapa yang bisa menjamin
kita bahwa orang yang kita sayangi saat ini tak akan pernah pergi meninggalkan
kita?) Mungkin begitulah cara berpikir tipe orang-orang yang dikatakan oleh
seorang teman baikku “foolishly loyal”. LOL. Teman baikku ini bilang, “Kok ada
sih orang-orang geblek seperti itu?” wakakakaka … Yang bisa kuinterpretasikan
dia pun menganggapku geblek. LOL. LOL.
Nevertheless
…
Kudapati
orang-orang yang katanya ga mau jatuh cinta lagi itu—agar ga ngerasa patah hati
lagi—toh jatuh cinta lagi. LOL. Mungkin memang pada dasarnya Tuhan menciptakan
makhluk yang kita sebut sebagai manusia dalam bahasa Indonesia ini dengan sifat
dasar mencintai, sebagai sesuatu yang innate inside us? Atau belum tentu
juga yah, banyak orang yang merugikan orang-orang lain hanya untuk memperkaya
diri sendiri yang berarti sifat dasar mencintai ini tidak terdapat dalam
dirinya. Kalau pun ada … yah … lebih banyak mencintai diri sendiri mungkin.
Seperti
yang ditulis oleh John Denver di akhir lirik lagu “LOVE AGAIN”, dia pun jatuh
cinta lagi. Dunia pun terasa indah lagi. Kalau nanti patah hati lagi? Yah …
dipikirin nanti-nanti aja dah. LOL. LOL.
P.S.:
Ditulis dalam rangka ikut menyemarakkan the Valentine’s Day. Better late than
never, wise people say. LOL.
PT56
13.05 220207