Dec 26 2005

Pelecehan seksual

Published by afemaleguest at 8:45 pm under Current Affairs

Apakah beda antara tindakan perkosaan dan seks? Hal tersebut disebut perkosaan ketika salah satu dari mereka merasa terpaksa ketika melakukannya. Namun tindakan yang hampir sama tersebut disebut seks (bahkan kadang-kadang disebut ‘bercinta’ alias making love dalam bahasa Inggris), ketika kedua belah pihak setuju untuk melakukannya.

Seks bisa terjadi antara dua orang asing, asal keduanya setuju untuk melakukannya, tidak hanya antara suami-istri. Perkosaan bisa terjadi antara dua orang asing yang sama sekali tidak saling mengenal. Namun perkosaan pun bisa terjadi antara sepasang suami istri, ketika seks itu dilakukan atas dasar paksaan satu pihak. Seorang suami yang sedang horny bisa saja memaksa istrinya yang mungkin sedang merasa capek atau bad mood dikarenakan perubahan hormon yang kadang-kadang terjadi dalam tubuh perempuan. Lebih sering lagi terjadi seorang suami merasa bahwa istrinya adalah barang miliknya karena dia telah membelinya dengan memberinya mas kawin di hari pernikahan mereka. Karena merasa bahwa istri adalah barang miliknya, seorang suami merasa punya hak untuk memaksakan kehendaknya kepada istrinya. Di dalam Undang undang KDRT (Kekerasan dalam rumah tangga), hal ini disebut perkosaan.

Apakah beda antara pelecehan seksual dengan yang bukan pelecehan seksual? Sama dengan yang tertulis di atas, tindakan itu disebut pelecehan seksual ketika salah satu dari kedua pihak itu merasa dipermalukan, atau merasa dipaksa untuk menerima tindakan tersebut. Tindakan yang sama tidak disebut pelecehan seksual ketika keduanya menikmati hal tersebut. Seperti perkosaan, pelecehan seksual (berkisar dari hanya sekedar bersiul, berdecak, menyentuh tangan, bahu, sampai hal-hal yang lebih dari itu, seperti menyentuh paha, perut, pinggul, dan lain lain) bisa terjadi antara dua orang asing, namun bisa juga terjadi antara dua orang yang sudah saling mengenal dengan baik.

Bagi kaum perempuan, cintailah diri dan tubuh anda. Jangan biarkan siapa pun untuk melecehkan anda. Namun seandainya anda menikmatinya, just go ahead. It is no longer sexual abuse, then. Ok? :-D

Peace J

Nana




Comments RSS

Leave a Reply